Sel Prokariotik : Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Dan Fungsi Bagian-Bagian Sel Prokariotik

Sel Prokariotik - Apakah sel prokariotik itu? Berikut ini penjelasan lengkap tentang pengertian, ciri-ciri, struktur dan fungsi bagian-bagian sel prokariotik. Menurut Schleidendan Schwan lalu dipertegas oleh Max Schultze, sel adalah satu unit struktural terkecil dan kesatuan fungsional kehidupan. Sel dapat melakukan proses kehidupan seperti perombakan, sintesis, respirasi, dan sebagainya.
Untuk melihat secara detail bagian-bagian sel tersebut, para ahli biologi menggunakan mikroskop elektron yang dapat memperbesar objek pengamatan sampai 1.000.000 kali. Hasil pengamatan menunjukkan, bahwa sel mempunyai tiga bagian utama yaitu membran sel (selaput plasma), sitoplasma, dan organel-organel sel.
sel prokariotik
Ilustrasi sel prokariotik : bakteri Escherichia coli
 Berdasarkan strukturnya, terutama pada ada tidaknya membran inti sel / membran nukleus, sel dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sel prokariotik (tidak memiliki membran inti sel) dan sel eukariotik (memiliki membran inti sel). Pada artikel biologi kali ini, saya khususkan membahas tentang struktur dan fungsi sel prokariotik.

Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Dan Fungsi Bagian-Bagian Sel Prokariotik

Pengertian Sel Prokariotik

Pengertian sel prokariotik
Pengertian sel prokariotik
Kata prokariotik berasal dari bahasa Yunani, yaitu pro dan karyon. Pro artinya sebelum dan karyon artinya inti sel. Jadi, jika dilihat dari asal katanya, pengertian sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki membran inti sel sehingga materi genetik inti sel (nukleus) masih tampak bercampur dengan cairan sitoplasma.

Materi genetik sel prokariotik terkonsentrasi pada suatu daerah yang disebut nukleoid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian sel lainnya. Oleh karena itu, ada juga yang mendefinisikan sel prokariotik sebagai sel yang tidak punya inti sel (nukleus).

Contoh sel prokariotik bisa dijumpai pada kingdom / dunia Monera, Archaebacteria (Archae), dan Eubacteria (Bacteri). Adapun kingdom / dunia Animalia, Plantae, Fungi, dan Protista mempunyai struktur sel eukariotik.

Ciri-Ciri Sel Prokariotik

ciri-ciri sel prokariotik
Ilustrasi ciri-ciri sel prokariotik (sumber : Ali Zifan)
Pada prinsipnya, karakteristik sel prokariotik sama persis dengan ciri-ciri bakteri. Agar lebih jelas, berikut daftar ciri-ciri sel prokariotik secara umum.
  • Tidak mempunyai membran inti.
  • Termasuk makhluk hidup uni seluler (bersel satu).
  • Sitoplasma dan materi genetik inti sel bercampur karena inti sel (nukleus) tidak punya membran. Materi genetik tersebut akan mengumpul sehingga tampak seperti bagian sitoplasma yang lebih padat. Daerah sitoplasma tempat berkumpulnya materi genetik disebut nukleoid.
  • Bahan gen ( DNA) terdapat dalam sitoplasma berbentuk cincin bulat.
  • Tidak dijumpai badan golgi, mitokondria, dan retikulum endoplasma (RE), tetapi dijumpai adanya ribosom.
  • Ukuran sel berkisar antara 1 – 10 mikron.

Struktur Dan Fungsi Bagian-Bagian Sel Prokariotik

struktur dan fungsi sel prokariotik
Ilustrasi struktur dan fungsi sel prokariotik (sumber : LadyofHats)
Semua sel prokariotik mempunyai membran plasma, nukleoid berupa DNA dan RNA, serta sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti sehingga bahan inti yang berada dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma.

Sel prokariotik juga tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam), seperti retikulum endoplasma dan kompleks Golgi. Selain itu, sel prokariotik juga tidak memiliki mitokondria dan kloroplas, tetapi mempunyai struktur yang berfungsi sama dengan keduanya, yaitu mesosom dan kromatofor. Contoh sel prokariotik adalah bakteri (Bacteria) dan Sianobakteri (Cyanobacteria). Adapun struktur bagian-bagian sel bakteri sebagai sel prokariotik sebagai berikut.

a. Dinding Sel


Dinding sel bakteri dan Archae tersusun atas peptidoglikan, lipid, dan protein. Dinding sel berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk yang tetap. Pada dinding sel terdapat pori-pori sebagai jalan keluar masuknya molekul-molekul.

b. Membran Plasma


Membran sel atau membran plasma tersusun atas molekul lipid dan protein. Membran plasma berfungsi sebagai pelindung molekular sel terhadap lingkungan di sekitarnya, dengan jalan mengatur lalu lintas molekul dan ion-ion dari dalam.

c. Sitoplasma


Sitoplasma tersusun atas air, protein, lipid, mineral, dan enzim-enzim. Enzim-enzim digunakan untuk mencerna makanan secara ekstraselular dan untuk melakukan proses metabolisme sel. Metabolisme sel meliputi proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat.

d. Mesosom


Kadang-kadang pada tempat tertentu, membran plasma melekuk ke dalam membentuk bangunan yang disebut mesosom. Mesosom berfungsi sebagai penghasil energi. Biasanya mesosom terletak dekat dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi.

e. Ribosom


Ribosom merupakan organel tempat berlangsungnya sintesis protein. Ukurannya sangat kecil, berdiameter antara 15–20 nm (1 nanometer = 10–9 meter). Di dalam sel E. coli terkandung 15.000 butir ribosom atau sekitar 25% massa total sel bakteri.

f. DNA


DNA atau asam deoksiribonukleat merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa, fosfat, dan basa-basa nitrogen. DNA berfungsi sebagai pembawa informasi genetik, yaitu sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunannya. Oleh sebab itu, DNA disebut pula sebagai materi genetik. Pembahasan lebih mendetail akan Anda jumpai di kelas XII.

g. RNA


RNA atau asam ribonukleat merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. Jadi, bagian tertentu DNA melakukan transkripsi membentuk RNA. RNA membawa kode-kode genetik sesuai pesanan DNA. Selanjutnya, kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein.

Meskipun terlihat sederhana, namun ternyata, struktur dan fungsi sel prokariotik cukup rumit. Setiap bagian sel ini mempunyai peranan yang penting bagi kelangsungan hidup sebuah sel. Namun, bagian-bagian sel itu tidak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi sebuah sel, melainkan harus bekerja sama dengan bagian sel lain membentuk satu kesatuan. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Sel Prokariotik : Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Dan Fungsi Bagian-Bagian Sel Prokariotik"

Post a Comment