Jaringan Epitel Pada Hewan Vertebrata

No comment 4127 views

Jaringan Epitel Pada Hewan - Jaringan epitel pada hewan terdiri atas sel-sel yang tersusun dalam lembaran-lembaran. Beberapa jaringan epitel melapisi permukaan organ tubuh bagian dalam dan dibentuk untuk melaksanakan fungsi absorbsi dan proteksi. Beberapa jaringan epitelium berfungsi sebagai kelenjar. Organ yang berperan dalam pengambilan dan penyerapan zat kimia akan mempunyai permukaan epitelium yang luas, misalnya paru-paru, usus halus, dan ginjal.

Sel-sel epitelium terikat satu sama lainnya oleh zat pengikat (semen) antarsel sehingga hampir tidak ada ruangan antarsel. Sel-sel jaringan epitel melekat pada lamina basalis yang berfungsi mengikat jaringan dengan bagian yang ada di bawahnya.

Jadi, secara singkat dapat dijelaskan bahwa pengertian jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi atau menutup permukaan tubuh, organ tubuh, rongga tubuh atau permukaan saluran tubuh hewan yang fungsi-nya untuk melindungi permukaan luar dan dalam organ. Secara umum fungsi jaringan epitel adalah :

  • Sebagai pelindung organ yang ada di bawahnya, contoh-nya epitel jaringan kulit dan epitel selaput rongga mulut.
  • Sebagai reseptor, yaitu epitel yang bertugas menerima rangsangan, contoh-nya pada alat-alat indra.
  • Sebagai kelenjar, contoh-nya epitel pada saluran pencernaan menghasilkan enzim-enzim pencernaan.

Macam-Macam Jaringan Epitel Pada Hewan Vertebrata

Jaringan epitel dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah lapisan sel, bentuk, serta berdasar pada struktur dan fungsinya. Berikut ini penjelasan tentang macam-macam jaringan epitel pada hewan secara singkat.

Jaringan Epitel Pada Hewan Berdasarkan Bentuk dan Jumlah Lapisan Sel

Berdasarkan bentuknya, sel epitel dibedakan menjadi bentuk pipih, kubus, dan silindris (batang). Sementara itu berdasarkan jumlah lapisannya, jaringan epitel dapat dibedakan menjadi jaringan epitel simpleks (sederhana) dan jaringan epitel kompleks (berlapis). Pengertian jaringan epitel simpleks adalah epitel yang hanya terdiri atas selapis sel. Sedangkan pengertian jaringan epitel kompleks adalah epitel yang terdiri atas beberapa lapis sel.

1. Epitelium Simpleks

Jaringan epitel simpleks hanya terdiri atas satu lapis sel saja. Epitel simpleks dibedakan menjadi lima macam, yaitu epitel pipih selapis, epitel kubus selapis, epitel silindris selapis, epitelium silindris selapis bersilia, dan epitel silindris berlapis semu.

  • Jaringan Epitel Pipih Selapis. Ciri-ciri epitel ini adalah sitoplasma jernih dan inti sel bentuk bulat terletak di tengah. Letak jaringan epitel pipih selapis antara lain berada di Kapsula Bowman pada ginjal, lapisan dalam pembuluh darah dan limfa, alveolus paru-paru, ruang jantung, selaput bagian dalam telinga, sel ekskresi kecil dari kebanyakan kelenjar. Sedangkan fungsi jaringan epitel hewan yang satu ini adalah pelapis bagian dalam rongga dan saluran, tempat difusi zat, dan tempat infiltrasi zat.
  • Jaringan Epitel Kubus Selapis. Ciri-ciri jaringan epitel pada hewan yang satu ini antara lain sitoplasma jernih atau berbutir-butir dan inti sel bulat besar terletak di tengah. Epitel ini teletak pada kelenjar air liur, retina mata, permukaan ovari, saluran dari nefron ginjal. Sedangkan fungsi dari jaringan epitel kubus selapis adalah sebagai lapisan pelindung atau proteksi, tempat penyerapan zat atau absorbsi dan penghasil mucus (lendir) atau sekresi.
  • Jaringan Epitel Silindris Selapis. Ciri-nya adalah sitoplasma jernih atau berbutir-butir dan nukleus berbentuk bulat terletak di dekat dasar. Letak jaringan epitel ini di dinding dalam lambung, usus, kandung empedu, saluran rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan. Fungsi jaringan epitel silindris selapis adalah sebagai lapisan pelindung atau proteksi, penghasil mucus (lendir) atau sekresi, tempat difusi dan absorbsi zat, dan melicinkan.
  • Jaringan Epitel Silindris Selapis Bersilia. Letaknya pada dinding dalam rongga hidung, saluran trakea, bronkus, dinding dalam saluran, dan oviduk. Fungsi jaringan epitel silindris selapis bersilia antara lain sebagai penghasil mucus (lendir) untuk menangkap benda asing yang masuk, getaran silianya menghalau benda asing yang masuk atau melekat pada mucus.
  • Jaringan Epitel Silindris Berlapis Semu. Epitel ini sebenarnya tersusun atas selapis sel epitel saja. Namun, hanya terdiri atas sel-sel epitel batang yang berdekatan satu sama lain dan tidak semua selnya mencapai permukaan sehingga menyerupai epitel berlapis. Letaknya ada di rongga hidung dan trakea. Fungsi jaringan epitel silindris berlapis semu adalah untuk proteksi, sekresi, gerakan zat melalui permukaan.
Gambar Macam-macam Jaringan Epitel Pada Hewan

Gambar Macam-macam Jaringan Epitel Pada Hewan (Sumber : www.wisc.edu, 2006)

2. Jaringan Epitel Kompleks

Jaringan Epitel Kompleks adalah jaringan epitel pada hewan yang tersusun oleh beberapa lapisan sel. Lapisan sel terbawah yang selalu membelah diri untuk mengganti sel-sel permukaan yang rusak disebut lapisan germinativa. Macam-macam jaringan epitel kompleks antara lain :

  • Jaringan Epitel Pipih Berlapis. Letak jaringan epitel ini pada kulit (dengan zat tanduk), epidermis, rongga mulut, esofagus, laring, vagina, saluran anus, dan rongga hidung. Sedangkan fungsinya adalah sebagai lapisan pelindung terhadap pengaruh luar, lapisan pelindung saluran dalam, dan penghasil mucus.
  • Jaringan Epitel Kubus Berlapis. Letak epitel ini pada kelenjar keringat, kelenjar minyak, ovarium pada masa pertumbuhan, dan buah zakar. Fungsi jaringan epitel kubus berlapis untuk lapisan pelindung dan penghasil mucus.
  • Jaringan Epitel Silindris Berlapis. Jaringan epitel pada hewan yang satu ini letaknya pada lapisan konjungtiva (lapisan yang selalu basah karena lendir), misalnya pada bagian mata berwarna putih dinding dalam kelopak mata, laring, faring, dan uretra. Jaringan epitel silindris berlapis berfungsi untuk proteksi, penghasil mucus, gerakan zat melewati permukaan saluran ekskresi kelenjar ludah dan kelenjar susu.
  • Jaringan Epitel Transisional. Jaringan hewan ini letaknya pada kandung kemih, ureter, dan pelvis ginjal. Fungsi epitel transisional untuk menahan regangan dan tekanan.

Incoming search terms:

author
No Response

Leave a reply "Jaringan Epitel Pada Hewan Vertebrata"