Klasifikasi Jamur (Fungi)

No comment 8039 views

Klasifikasi jamur sangat penting dilakukan untuk mempermudah dalam mempelajarinya. Dalam klasifikasi lima kingdom, jamur dapat dibedakan menjadi 4 divisi yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Klasifkasi Jamur menjadi empat divisi tersebut dilakukan berdasarkan cara reproduksinya yang berbeda-beda. Berikut penjelasan secara singkat tentang ciri-ciri umum divisi jamur tersebut. Untuk melihat ciri-ciri khusus setiap divisi, maka anda dapat mengklik nama divisi jamur yang anda inginkan.

Jamur-Merang-Volvariella-volvacea

Zygomycota

Nama Zygomycota berasal dari jenis perbanyakan diri seksual, terutama pada pembentukan zigospora. Zigospora terjadi karena peleburan dua gametangium yang menghubungkan kedua hifa induk seperti jembatan penghubung. Beberapa contoh jamur yang termasuk dalam klasifikasi divisi Zygomycota adalah Murcor mucedo, Murcor javanicus, dan Rhizopus sp.

Ascomycota

Ascomycota adalah kelompok jamur yang berkembang biak dengan membentuk spora di dalam selnya (kantung kecil) yang disebut askus. Pembentukan askus inilah yang menjadi ciri Ascomycota dan menjadi dasar klasifikasi jamur. Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan pembentukan askospora. Kelompok jamur ini dapat ditemui di permukaan roti, nasi, dan makanan yang sudah basi. Warnanya merah, cokelat, atau hijau.

Basidiomycota

Ciri jamur Basidiomycota adalah memiliki basidium. Kelompok jamur ini dikenal karena tubuh buahnya tampak jelas di permukaan tanah atau substrat lainnya. Tubuh buah bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti payung, bola atau papan. Misalnya, jamur merang (Volvariella volvacea) dengan tubuh buah berbentuk payung.

Perkembangbiakan aseksual Basidiomyco dilakukan dengan pembentukan konidia dan secara seksual dengan konjugasi. Pertemuan dua hifa berbeda, hifa (+) dan hifa (–), terjadi di dalam tanah, menghasilkan hifa dikariotik yang dengan cepat tumbuh menjadi tubuh buah (basidiokarp). Perkembangan basidiokarp terjadi di atas permukaan tanah sampai dengan dihasilkannya basidiospora. Pembentukan basidiospora terjadi di dalam basidium yang terletak di permukaan bawah tudung basidiokarp. Jamur yang berkembangbiak dengan basidiospora akan dimasukkan dalam kelompok klasifikasi divisi basidiomycota.

Deuteromycota

Jamur Deuteromycetes adalah jamur yang berkembang biak dengan konidia dan belum diketahui tahap seksualnya. Tidak ditemukan askus maupun basidium sehingga tidak termasuk dalam kelas jamur Ascomycota atau Basidiumycota. Oleh karena itu, jamur ini masuk dalam klasifikasi jamur yang tidak sempurna (jamur imperfeksi).

Incoming search terms:

author
No Response

Leave a reply "Klasifikasi Jamur (Fungi)"