Klasifikasi Kingdom Monera

No comment 4165 views

Biologipedia.com - Klasifikasi kingdom monera meliputi Archaebacteria dan Eubacteria. Klasifikasi kingdom monera menjadi 2 kelompok ini berdasarkan perbedaan pada RNA ribosom. Jika diamati dengan mikroskop, kebanyakan bakteri yang merupakan anggota monera mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Akan tetapi, bukti biologi molekuler menunjukkan adanya perbedaan pada RNA ribosom.

Pada ahli mikrobiologi membagi kingdom monera atau sering disebut bakteri menjadi dua, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria. Dengan metode skeunsing gen, Woese dan kawan-kawan membagi kelompok bakteri (kingdom monera) menjadi Archaebacteria dan Eubacteria. Berikut ini penjelasan singkat tentang masing-masing kelompok tersebut.

1. Archaebacteria

Kelompok pertama dari hasil klasifkasi kingdom monera adalah Archaebacteria. Archaebacteria merupakan kelompok bakteri yang mempunyai ciri-ciri antara lain dapat menghasilkan gas metan dari sumber karbon yang sederhana, uniseluler, mikroskopik, dinding sel bukan peptidoglikon, dan secara biokimia berbeda dengan Eubacteria.

Selain itu, sifat atau ciri-ciri Archaebacteria yang lain adalah bersifat anaerob, dapat hidup di sampah, tempat-tempat kotor, saluran pencernaan manusia atau hewan, halofil ekstrem, lingkungan bergaram, serta termoplastik pada suhu panas dan lingkungan asam. Archaebacteria dianggap sebagai nenek moyang dari bakteri yang ada sekarang ini.

Klasifikasi Kingdom Monera Kelompok Archaebacteria

Archaebacteria mencakup makhluk hidup autotrof dan heterotrof. Archaebacteria terbagi menjadi tiga kelompok sebagai berikut.

  • Bakteri metanogen.
  • Halobakterium. Genus Halobacterium dan Halococcus mencakup bakteri yang halofil ekstrem, bersifat aerob, dan heterotrof. Bakteri genus ini banyak ditemukan di tambak garam laut. Pada saat terjadi penggandaan sel dari halobakterium yang mengandung karotenoid, air akan berwarna merah intensif. Selain itu, Halobakterium dan Halococcus dapat tumbuh optimum pada larutan NaCl, 3,5 sampai 5 molar, serta mampu memanfaatkan energi cahaya untuk metabolisme tubuhnya.
  • Bakteri termo-asidofil.
    Dalam kelompok ini, terhimpun Archaebacteri yang bersifat nonmetanogen yang berbeda-beda. Di dalamnya juga terdapat wakil autotrof dan heterotrof, asidofil ekstrem, neurofil, serta aerob dan anaerob.

Incoming search terms:

author
No Response

Leave a reply "Klasifikasi Kingdom Monera"