Sejarah Penemuan Sel Dan Teori Tentang Sel

Biologipedia.com - Tulisan ini akan mengulas tentang sejarah penemuan sel dan teori tentang sel secara singkat. Secara struktural, sel merupakan penyusun makhluk hidup. Ada makhluk hidup bersel satu, ada pula yang bersel banyak. Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup. Sel tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi bagian yang lebih kecil dan dapat berdiri sendiri. Sel juga merupakan kesatuan fungsional kehidupan. Ini berarti sel dapat melakukan proses kehidupan seperti perombakan, sintesis, respirasi, dan lain-lain.

A. Sejarah Penemuan Sel

Pada tahun 1665, Robert Hooke mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya. Robert Hooke menyebut ruangruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya sel.

Gambar sel gabus yang berhasil diamati Robert Hooke (sumber : prezi.com)

Gambar sel gabus yang berhasil diamati Robert Hooke (sumber : prezi.com)

Sel yang ditemukan Robert Hooke merupakan sel-sel gabus yang telah mati. Sejak penemuan itu, beberapa ilmuwan berlomba untuk mengetahui lebih banyak tentang sel.

Ilmuwan Belanda bernama Antonie van Leeuwenhoek (1632–1723) merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri. Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.

Gambar mikroskop yang digunakan oleh Antonie van Leeuwenhoek

Gambar mikroskop yang digunakan oleh Antonie van Leeuwenhoek

Incoming search terms:

author
No Response

Leave a reply "Sejarah Penemuan Sel Dan Teori Tentang Sel"