Struktur Dan Fungsi Sel Hewan

No comment 1928 views

Struktur Dan Fungsi Sel Hewan - Biologipedia kali ini akan mengulas tentang struktur dan fungsi sel hewan. Hewan tersusun atas sel yang merupakan unit fungsional dan herediter terkecil dari makhluk hidup.

Makhluk hidup ada yang tersusun atas satu sel saja yang disebut makhluk hidup uniselular dan tersusun atas jutaan bahkan milyaran sel yang disebut makhluk hidup multiselluler. Makhluk hidup tingkat tinggi yang termasuk dalam kingdom hewan dan tumbuhan tersusun atas milayaran sel. Sel tersebut dapat bekerja bersama-sama sesuai dengan tugas masing-masing sehingga makhluk hidup itu dapat hidup dan melaksanakan aktivitasnya.

Sel yang menyusun makhluk hidup tingkat tinggi memang sangat kecil ukurannya sehingga tidak dapat dilihat dengan alat bantu yang sederhana, tetapi memiliki tugas yang sangat besar layaknya sebuah kota yang memiliki bagian-bagian untuk menunjang kehidupan kota. Bagian-bagian yang menunjang kehidupan sel disebut organel-organel.

Nah, pada kesempatan kali ini akan dijelaskan secara singkat tentang struktur dan fungsi sel hewan untuk setiap organela penyusun sel hewan. Berikut penjelasannya.

struktur-dan-fungsi-sel-hewan

Struktur Dan Fungsi Sel Hewan (Gambar : Biology, Campbell)

1. Membran Sel

Membran sel adalah bagian terluar sel hewan yang membatasi isi sel dengan lingkungan. Fungsi membran sel adalah sebagai selaput pelindung dan pengontrol yang bersifat semi permeabel untuk mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan lingkungan sel. Membran sel tersusun atas selaput lipoprotein (lipida dan protein).

2. Protoplasma atau Sitoplasma

Protoplasma atau Sitoplasma adalah cairan sel yang mengisi ruangan antara membran sel dengan inti sel. Sitoplasma tersusun atas bahan dasar cair yang disebut sitosol yang berisi air dan senyawa organik terlarut seperti : garam, asam lemak, asam amino, gula nukleotida, protein, dsb. Sitoplasma merupakan sumber bahan kimia yang penting dan merupakan tempat berlangsungnya metabolisme tertentu seperti glikolisis, sintesis protein, sintesis asam lemak, dsb.

3. Nukleus

Nukleus adalah organel terbesar yang berbentuk bulat hingga oval, berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel. Sel eukariotik memiliki membran inti/karioteka sementara sel prokariotik tidak memiliki membran inti/karioteka.

4. Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma adalah organel yang bertindak sebagai saluran-saluran dalam sitoplasma yang menghubungkan membran sel dengan nukleus. Fungsi dari retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein.

5. Ribosom

Ribosom adalah organel sel yang terdapat bebas didalam sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma yang tersusun atas protein dan RNA. Fungsi ribosom adalah untuk sintesis protein.

6. Mitokondria

Mitokondria adalah organel sel tumbuhan yang memiliki struktur amat kompleks. Fungsi mitokondria adalah untuk membentuk energi atau disebut “the power house”. Mitokondria merupakan tempat berlangsungnya respirasi aerobik pada tingkat selluler. Mitokondria memiliki enzim-enzim yang berperan untuk mengatur daur krebs yaitu sitokrom.

7. Apparatus golgi atau Badan Golgi atau Diktiosom

Apparatus golgi adalah organel sel seperti kantong pipih yang berbentuk jala dan terpusat pada salah satu sisi nukleus. Organel ini berfungsi untuk pengemasan dan sekresi protein.

8. Peroksisom

Peroksisom adalah organel sel yang senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung katalase dan oksidase. Enzim ini akan mengkatalisis H2O2 yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu lisosom berfungsi untuk perubahan lemak menjadi karbohidrat serta perubahan purin.

9. Mikrotubula atau Mikrotubulus

Mikrotubula atau mikrotubulus adalah organel sel berbentuk benang-benang silindris yang tersusun atas protein. Mikrotubulus bersifat kaku sehingga berfungsi sebagai ‘rangka sel’ yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel. Pada saat pembelahan sel, mikrotubulus berperan dalam pembelahan dengan menjadi benang-benang gelendong.

10. Mikrofilamen

Mikrofilamen adalah organel sel sejenis mikrotubulus yang tersusun atas protein aktin dan myosin. Fungsi mikrofilamen adalah dalam pergerakan sel. Dalam makhluk hidup tingkat tinggi, pergerakan / aliran sitoplasma diatur oleh mikrofilamen.

11. Vakuola

Vakuola adalah suatu rongga yang berisi cairan yang dikelilingi oleh selapis membran yang disebut tonoplas. Vakuola berisi cairan yang berupa larutan garam mineral, gula, oksigen, asam organik, CO2, pigmen, enzim dan sisa metabolime yang lain.

Fungsi Vakuola adalah untuk menimbun sisa-sisa metabolisme dan untuk penguraian molekul-molekul sederhana (berfungsi seperti lisosom). Pada hewan terdapat vakuola tetapi sangat kecil atau justru tidak terlihat.

12. Lisosom

Lisosom adalah organel yang berperanan dalam kegiatan fagositik karena di dalam lisosom banyak terkandung enzim pencerna hidrolitik seperti protease, nuklease, lipase, dan fosfatase. Secara umum fungsi lisosom
adalah untuk penguraian molekul-molekul. Sekian dulu penjelasan singkat tentang struktur dan fungsi sel hewan dan semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

author
No Response

Leave a reply "Struktur Dan Fungsi Sel Hewan"